Timnas Wanita Jalani Internal Game

Timnas Wanita Indonesia menjalani sesi internal game di lapangan D, Senayan, Jakarta pada Selasa (29/6) pagi. Para pemain yang sudah mengikuti pemusatan latihan (TC) selama enam hari ini pun dibagi menjadi dua tim yakni tim senior dan U-18.

“Internal game ini tentu untuk melihat progres dari para pemain. Kami ingin mereka menerapkan prinsip-prinsip bermain bola serta bagaimana mereka merespon atas instruksi pelatih,” katapelatih Timnas Wanita, Rudy Eka Priyambada.

Sebelum melakukan internal game, para pemain melakukan pemanasan terlebih dahulu. Setelahnya mereka pun dibagi menjadi dua tim, yakni tim senior dengan menggunakan jersey berwarna biru dan tim U-18 menggunakan jersey warna putih. Tim senior dibawah arahan pelatih Rudy Eka diperkuat antara lain Zahra Muzdalifah, Safira Ika dan Baiq Amiatuh, sementara tim U-18 dibawah komando asisten pelatih Yopie Riwoe dimotori Helsya Maesiyaroh, Jasmine Sefia dan Hanipa Halimatusyadiah.

Bermain selama 2x45 menit, internal game berlangsung intens dan penuh tekanan dari kedua tim. Terus berusaha mencetak angka, pertandingan internal ini pun ditutup kemenangan tim senior dengan skor akhir 2-1, masing-masing dicetak oleh Insyafadya Salsabillah pada menit 6 dan Zahra Muzdalifah pada menit 21, serta gol semata wayang Firanda untuk tim junior pada menit 69.

“Internal game hari ini sangat seru dan intens. Semua pemain bermain ngotot dan bekerja keras di masing-masing lini. Walaupun kita tidak bisa menghadapi tim luar dan hanya internal game saja karena masih adanya pandemi, saya lihat semua pemain benar-benar serius menghadapi pertandingan hari ini. Masih ada beberapa kesalahan dalam bermain, tetapi koordinasi dan komunikasi sudah jalan,” ujar salah satu pemain Timnas Wanita, Hanipa Halimatusyadiah.

Selain melihat pola permainan, pelatih Timnas Wanita Rudy Eka juga menambahkan bahwa sesi internal game ini penting untuk melihat kondisi fisik para pemain terutama ketahanan fisik mereka selama bertanding penuh selama 2x45 menit.

“Dalam pertandingan intensitas tinggi hari ini bisa dilihat bahwa para pemain cukup kuat, dalam arti tidak ada yang cedera atau mengalami kram. Tinggal kita perbaiki lagi pola permainanya sesuai dengan strategi dan taktik yang ingin diterapkan. Sejauh ini prosesnya sudah lebih baik dan sudah ada perkembangan yang signifikan,” tutup Rudy.

Timnas Wanita masih akan menjalani TC hingga 6 Juli 2021 mendatang. Selama TC, para pemain pun akan menjalani beberapa laga internal untuk menguji kemampuan mereka. TC ini sebagai persiapan Timnas Wanita yang akan tampil di beberapa kompetisi internasional seperti SEA Games 2021 dan Kualifikasi Piala Asia Wanita 2022 pada September mendatang.