PSSI Tunjuk Toshiyuki Nagi Sebagai Direktur Teknik Wasit

PSSI secara resmi menunjuk Toshiyuki Nagi sebagai Direktur Teknik Wasit. Toshiyuki Nagi merupakan mantan asisten wasit asal Jepang yang memimpin pertandingan pembuka putaran final Piala Dunia tahun 2014 di Brasil antara tuan rumah Brasil melawan Kroasia.

Toshiyuki Nagi sudah mengumumkan untuk pensiun pada akhir bulan Januari 2018. Federasi Sepak bola Jepang (JFA) kemudian meminta Toshiyuki Nagi untuk membantu perwasitan Indonesia. Seperti diketahui, JFA dan PSSI sudah menandatangani kesepakatan kerja sama MoU yang salah satu poinnya adalah referee development.

Penunjukan Toshiyuki Nagi sebagai Direktur Teknik Wasit merupakan bagian dari MoU tersebut. Toshiyuki Nagi telah memberikan materi dalam kursus penyegaran untuk Referee Assessor. Sementara itu, dua instruktur Jepang lainnya telah dikirim lebih dahulu, yakni Toru Kamikawa dan Yoshimi Ogawa telah memberikan materi dalam Referee Refreshment Course yang dilaksanakan oleh Departemen Wasit PSSI di tanggal 12 hingga 15 Januari 2018.

Prestasi lainnya dari Toshiyuki saat bertugas menjadi wasit yakni 18 kali di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, satu kali Piala Konfederasi FIFA, dua kali Olimpic Games, 11 partai persahabatan, enam Piala Asia, 13 partai Kualifikasi Piala Asia, dua Piala Dunia antar klub. Selain itu, 41 partai Liga Champions Asia, 202 laga J1 League, satu partai Piala Emperor, dan empat laga Piala Liga, dan dua Piala Super.

“Mengemban tugas ini merupakan suatu kehormatan untuk saya. Akan saya gunakan sebaik mungkin kesempatan langka ini untuk memajukan wasit di Indonesia. Ini juga salah satu tantangan terbesar bagi saya. Saya sudah mendapat banyak kesempatan di dalam dan luar negeri. Saya ingin terus berkontribusi pada sepak bola, salah satunya adalah tugas ini,” katanya, Selasa (6/2).

Toshiyuki Nagi mendapatkan pekerjaan rumah besar dari PSSI dan langkah awal adalah melakukan penyegaran wasit untuk menatap kompetisi Liga 1 yang ada di Indonesia. Dia sangat berharap programnya bisa berjalan dengan baik.

“Saya akan bekerja untuk PSSI selama satu tahun. Langkah pertama saya adalah memberikan serta memaparkan program dan materi pada penyegaran wasit untuk kompetisi Liga 1 Indonesia. Saya juga harus melihat kompetisinya itu secara langsung. Orang Indonesia sangat baik dan saya menaruh hormat kepada mereka semua. Saya berharap semua program mengenai perwasitan yang saya tawarkan bisa bermanfaat dan diimplementasikan dengan baik oleh wasit-wasit yang ada di Indonesia,” jelasnya.