PSSI Mendata Pelatih untuk Penyetaraan Lisensi

 

Atas arahan dari Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan seusai mendengar usulan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI), maka PSSI ingin membantu pelatih-pelatih Indonesia yang hanya memiliki lisensi nasional agar bisa aktif melatih menggunakan sertifikat yang dimiliki. APSSI sendiri adalah organisasi pelatih yang diakui PSSI.

Untuk itu PSSI akan menyetarakan lisensi nasional ke lisensi PSSI Diploma yang dulu disebut lisensi AFC. Hal ini dilakukan setelah PSSI melakukan convention lisensi C, B dan A dengan AFC. 

Seperti diketahui, banyak pelatih-pelatih era dulu ikut kursus pelatih, namun oleh Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) lisensinya belum diakui. Untuk itu pelatih sekarang harus ikut standar AFC. Apalagi PSSI saat ini sudah diberikan kepercayaan oleh AFC dalam memberikan lisensi pelatih. Jadi PSSI ingin membantu pelatih-pelatih agar lisensinya bisa diakui.

"Saat ini kami sedang berkomunikasi dengan AFC terkait hal ini. PSSI akan mencarikan jalurnya agar bisa membantu pelatih anggota APSSI ini bisa melatih kembali. Mudah-mudahan ada jalan keluarnya," kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Saat ini, Departemen Teknik PSSI di bawah arahan Indra Sajfri sedang melakukan koordinasi dengan AFC agar program PSSI ini bisa segera di realisasikan.

"PSSI nantinya akan menampung pendaftaran nama dan data pelatih lisensi nasional dengan cara mengirim ke alamat email [email protected] dan akan ditunggu pengumpulan dokumennya paling lambat sampai tanggal 28 Februari 2021. Dokumen yang harus disertakan sendiri di antaranya adalah CV pelatih dan sertifikat nasionalnya baik itu lisensi C, B maupun A," tambah Yunus.

"PSSI saat ini sudah mendapatkan data dari APSSI. Namun akan melakukan pendataan ulang bagi semua pelatih berlisensi nasional dengan melampirkan CV dan sertifikat nasionalnya. Hal ini nanti akan digunakan sebagai bukti data valid dari pemiliknya hingga batas waktu di atas. Di luar waktu pengumpulan terakhir yakni pada 28 Februari 2021, maka dianggap pelatih yang bersangkutan tidak lagi menginginkan penyetaraan sertifikat kepelatihannya," imbuh Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri.

Mengenai mekanisme penyetaraan, PSSI akan menyampaikan setelah mendapatkan gambaran dari AFC.