PSIS: Target Masuk Delapan Besar

Usai tersingkir dari ajang Piala Indonesia dan Piala Presiden padal awal 2019 ini, PSIS Semarang melakukan evaluasi. "Laskar Mahesa Jenar" ingin berbenah sebelum mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia.

CEO PSIS, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya berencana mendatangkan dua pemain asing baru untuk mengikuti seleksi dalam waktu dekat.

Hal ini di luar agenda peningkatan kondisi fisik yang sudah dicanangkan pelatih dalam beberapa lalu.

Pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi tersebut ingin satu di antara dua pesepak bola itu mengisi slot pemain asal negara Asia di PSIS.

Adapun satu pemain lagi disiapkan sebagai alternatif pengganti untuk pemain asing PSIS yang kinerjanya selama dua turnamen belum sesuai harapan.

Kedua nama pemain incaran masih disimpan rapat-rapat dan akan diumumkan begitu sang pemain tiba di Tanah Air.

"Tiga pemain asing, Wallace Costa, Claudir Marini Junior, dan Ibrahim Conteh sudah kami beri kesempatan bermain di Piala Presiden. Namun kami tidak berhenti di situ, ada evaluasi bagi pemain lokal dan asing usai ajang pramusim ini. Hal itu tak lepas karena target kami tidak main-main di Liga 1 2019 yaitu masuk delapan besar," kata Yoyok.

Pihaknya juga akan selektif dalam mendatangkan pemain asing. Selain itu juga Yoyok lebih mengutamakan pemain asing yang belum pernah merumput di Liga Indonesia.

Sebab menurutnya, semangat pemain asing yang belum dikenal di Indonesia, lebih semangat dalam menunjukkan kemampuannya.

Adapun terkait pemain asing yang sudah dikenal, dia nilai biasanya bergaji mahal jika kualitasnya di atas rata-rata pemain asing yang ada.

"Terbukti saat ini Marini tampil baik, padahal di klub-klub sebelumnya dia pemain buangan. Semangt sang pemain untuk bangkit itu yang ingin kami dapatkan. Wallace juga bagus dalam beberapa pertandingan Piala Presien. Sedangkan Conteh yang sudah dua musim ini bersama kami tampil biasa-biasa saja," ulas Yoyok.