Lawan Burton Albion, Momen Garuda Select Kembali Menang

Kemenangan 1-0 yang diraih atas Gillingham U-17 pekan lalu membuat kepercayaan diri para pemain Garuda Select semakin meningkat. Selanjutnya kemenangan harus menjadi target kembali saat Kakang Rudianto dkk. saat menghadapi Burton Albion U-18 di Lapangan Birmingham County Football Association, Selasa (3/12). Sebelumnya, Garuda Select angkatan kedua ini pernah menghadapi Burton Albion pada pertandingan pertama saat mereka baru beberapa hari tiba di Inggris pada Oktober 2019. Ketika itu hasilnya berakhir sama kuat 2-2.

Kemenangan atas Gillingham bisa menjadi modal bagus jelang pertandingan nanti. Apalagi kondisi tim lawan juga tidak terlalu bagus setelah hanya meraih satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir. Saat ini Burton Albion menempati peringkat ke-10 dari 11 tim di kompetisi Youth Alliance U-18 Grup B. Burton berada satu grup dengan Milton Keynes Dons U-18, tim yang dikalahkan 3-2 oleh Garuda Select beberapa waktu lalu.

Grafik permainan Garuda Select sendiri memang terus meningkat. Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise, pun menbgakui ada peningkatan yang cukup drastis di tim Garuda Select angkate kedua ini. Jadi, momentum kemenangan kini ada di tim Garuda Select. Peluang untuk kembali meraih kemenangan cukup besar. Sebagai perbandingan kekuatan, Burton Albion menyerah 2-3 kepada Mansfield di kandang. Sementara itu, Garuda Select meraih hasil lebih baik yakni imbang ketika menghadapi lawan yang sama.

Kerja keras tim pelatih untuk memperbaiki sektor belakang juga mulai terlihat hasilnya. Sejak awal, tim pelatih memang cukup fokus menanamkan cara bertahan yang benar. Setelah melewati beberapa pertandingan, sektor pertahanan terlihat bagus saat menghadapi Gillingham dan untuk pertama kalinya selama berada di Inggris, Garuda Select melewati pertandingan tanpa kebobolan.

Asisten pelatih tim Garuda Select, Danny Holmes, berharap pun para pemain bisa mempertahankan momentum setelah menang melawan Gillingham. “Kami sudah bertemu mereka sebelumnya, jadi pertandingan nanti akan tetap berjalan sengit. Semoga ada beberapa perbaikan di beberapa lini sejak pertemuan pertama itu. Saya melihat dalam beberapa pertandingan terakhir, para pemain sudah mulai terorganisir,” ungkap Holmes kepada Mola TV.

“Secara taktik, para pemain sudah lebih mengerti apa yang harus dilakukan. Juga secara fisik, mereka memperlihatkan peningkatan drastis. Dengan kabar baik itu, semoga bisa mendapatkan hasil yang positif pada pertandingan nanti,” lanjutnya.

Pemain gelandang, Dika Kuswardani, juga merasakan peningkatan luar biasa dan khusus untuk menghadapi Burton ia bersama timnya tentu harus meningkatkan permainan dibandingkan pertemuan pertama. “Tim sudah kompak dan bisa mengerti karakter satu sama lain. Melawan Gillingham kemarin menurut saya adalah yang terbaik sejak kami berada di Inggris. Kami sudah bisa mengingatkan satu sama lain. Organisasi permainan sudah lebih rapi dibandingkan sebelumnya,” ucap Dika.

Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui live match secara gratis di Mola TV. Selain itu, Mola TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia.

Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale Milan.

Berita terkait