Latihan Virtual Menjadi PR Pemain Timnas U-16

Pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-16 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada Desember 2020 sudah berakhir. Namun ada pekerjaan rumah yang harus dilakukan pemain yang diinstruksikan oleh pelatih kepala tim, Bima Sakti, sebelum mengakhiri rangkaian pemusatan latihan di Yogyakarta.

Pada pemusatan latihan terakhir mereka di Yogyakarta di akhir tahun 2020 itu, Marcell Januar Putra, dan kawan-kawan juga telah menjalani tiga laga internal. Laga pertama berakhir 1-0, kedua 4-3, dan terakhir, 1-1.

Untuk itu, agar semakin meningkatkan kemampuan mereka timnas U-16 menggelar latihan secara virtual. Hal ini menjadi opsi ditengah situasi pandemi yang masih berlanjut dan merupakan salah satu program tim pelatih untuk menjaga fisik dari para pemain.

“Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, pilihan kami adalah melakukan latihan virtual untuk beberapa pemain. Itu merupakan bagian dari pekerjaan rumah mereka,” kata Bima Sakti.

“Latihan mereka secara virtual ini langsung dengan pelatih fisik,” tambah Bima Sakti.

Pelatih fisik tim, Gilang Ramadhan, mengatakan, latihan ini lebih kepada melanjutkan dan menjaga kebugaran kondisi fisik pemain.

“Terutama masalah kekuatan massa otot mereka, karena dari hasil test di pemusatan latihan kemarin, ada beberapa pemain yang memang harus ada pembenahan di bagian otot paha, kemudian di betis, biar mereka bisa lebih baik lagi di TC berikutnya,” tuturnya.

Terakhir, kembali ke Bima, dirinya menitipkan pesan kepada para pemain. “Saya berpesan kepada pemain semuanya, agar mereka bisa menjaga pola makan dan tidurnya dirumah, bahwa pada masa break kondisi menurun, sehingga kita harus bangkitkan lagi kondisi mereka,” tegas Bima.