Kursus Refer System untuk Penilai Wasit Gelombang Kedua Dimulai

Kursus refer system untuk para penilai wasit masuk ke gelombang kedua. Di kegiatan ini, kembali ada 16 penilai wasit yang menjadi peserta. Untuk gelombang ini dimulai 26-29 Februari 2024 di Jakarta. 

Oki Dwi Putra Senjaya, Fariq Hitaba, dan Juhandri Setiana adalah tiga penilai wasit baru yang ikut di gelombang ini.

Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha Destria bersama dengan Wakil Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa serta dibantu oleh Jimmy Napitupulu dan Agus Hariyono kembali menjadi pembicara dalam sesi ini.

Dalam kesempatan yang sama, Depertemen Perwasitan PSSI mengenalkan satu sosok untuk membantu kinerja wasit di Indonesia. Dia adalah Pratap Singh yang merupakan mantan senior manager referee AFC.

“Terima kasih kepada PSSI sudah memberikan saya kesempatan untuk mengemban tugas di bidang perwasitan. Saya akan berusaha keras untuk bisa membantu perkembangan wasit di Indonesia,” kata Pratap.

Di hari pertama, 16 penilai wasit diperkenalkan lebih dahulu mengenai refer system. Berbeda dari grup atau gelombang sebelumnya, grup ini banyak yang aktif bertanya. 

Setidaknya itu yang diungkapkan oleh dua orang pemandu dari sistem ini (Raymond Olivier (AFC Referee Instructor) dan Jeremy Kerner (Sports Fusion CEO).

“Sebuah terobosan baru yang bagus dari PSSI untuk bidang perwasitan Indonesia saat ini. Dengan sistem ini, pekerjaan kami sebagai penilai wasit akan sangat terbantu. Sistemnya ini lebih mudah dari apa yang sudah ada kami gunakan sebelumnya,” kata Suharto, salah satu peserta kursus.

Seusai pengenalan sistem, mereka dijelaskan kembali mengenai keuntungan dari penilaian yang objektif dan bagaimana cara membuat laporan di refer system ini. 

Agendanya hampir sama seperti di gelombang pertama. Refer System ini akan diimplementasikan oleh PSSI di awal musim baru kompetisi tahun 2024/2025.

Daftar Nama Peserta Penilai Wasit Kursus Refer System Gelombang Kedua:

1. Fakhrizal M. Kahar – DKI Jakarta

2. Suharto – DKI Jakarta

3. Abdul Rahman Salasa – DKI Jakarta

4. Alil Rinenggo – Jawa Tengah

5. Oleh Hadi – Banten

6. Riswanda – Sumatera Utara

7. Djumadi Efendy – Jawa Timur

8. Prasetyo Hadi – Jawa Timur

9. Sunariyanto – Jawa Timur

10. Achmad Romadhon – Jawa Timur

11. Muhamad Agus – Jawa Barat

12. Hadiyana – Jawa Barat

13. Jajat Sudrajat – Jawa Barat

14. Oki Dwi Putra Senjaya – Jawa Barat

15. Fariq Hitaba – D.I Yogyakarta

16. Juhandri Setiana – Kalimantan Barat