Kursus Pro AFC Tidak Hanya Untuk Tim Profesional

PSSI menggelar kursus pelatih Pro AFC dari tanggal 14-20 April mendatang di hotel dan lapangan UNY, Yogyakarta. Kursus ini diikuti 23 pelatih ternama dan baru pertama dilakukan di Indonesia. Kursus Pro AFC merupakan tingkatan paling tinggi di Konfederasi Sepak Bola Asia dan dilaksanakan selama 95 hari dalam tujuh modul.

Direktur Teknik PSSI, Danurwindo mengatakan, program Pro AFC merupakan terobosan yang dilakukan PSSI untuk meningkatkan kualitas pelatih yang ada di Indonesia. Lewat momentum ini juga bisa menjadi bekal para juru taktik di Indonesia untuk melatih tim di luar negeri. Apalagi pada tahun ini kursus berlisensi AFC banyak digelar di Tanah Air.

"Banyak manfaat yang diperoleh melalui kursus Pro AFC ini yang didapat PSSI. Setiap pelatih tidak mudah ikut kursus ini, butuh persyaratan seperti punya lisensi A AFC dan melatih di kompetisi profesional selama empat tahun terakhir. Kursus ini juga belum tentu digelar setiap tahun oleh PSSI," kata Danurwindo.

Pria yang juga mantan pelatih Timnas Indonesia ini juga mengungkapkan, PSSI berharap para pelatih yang mengikuti kursus ini dapat menerapkan metode latihannya tidak hanya ke tim profesional saja tetapi juga untuk pengembangan sepak bola terutama usia dini. Apalagi saat ini kami menggenjot program filosofi sepak bola Indonesia.

"Tahun depan PSSI memiliki kategori pelatih yang memiliki lisensi AFC yang komplit dari C,B,A hingga Pro. Bahkan instruktur pelatih AFC pun kami sudah miliki. Ini menjadi hal yang bagus untuk sepak bola Indonesia. Karena mencetak pemain yang bagus itu tentunya dari pelatih yang bagus," jelas pria berusia 63 tahun ini.

Danurwindo juga menambahkan bahwa setiap pelatih meski sudah mengantongi lisensi AFC tetap harus diupdate setiap tahunnya. Contoh bila pelatih punya C AFC tahun depan dia harus ikut kursus B AFC. Meski begitu bila belum sempat mengikuti kursus B AFC pelatih tersebut bisa saja mengikuti workshop atau update kepelatihan yang diselenggarakan PSSI.

Pelatih Indra Sjafri yang menjadi salah peserta Kursus pelatih AFC Pro mengatakan bahwa agenda ini merupakan terobosan luar biasa yang dilakukan oleh PSSI. Hal ini karena biasanya kursus digelar di Indonesia hanya C hingga A AFC saja.

"Saya bersyukur dapat mengikuti kursus ini. Terimakasih kepada PSSI yang memberi kesempatan saya dan teman-teman pelatih di Indonesia untuk mengikuti kursus AFC Pro ini," kata Indra.