Koordinasi Tim Menjadi Catatan di Uji Coba Kedua

Koordinasi tim menjadi catatan usai menjalani uji coba kedua di pemusatan latihan tahap akhir Timnas U-19. Mereka harus mengakui keunggulan tipis 0-1 dari Bhayangkara FC U-20. Laga berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (8/7) pagi.

Penampilan Garuda Muda cukup baik, banyak peluang yang diciptakan David Maulana dan kawan-kawan dalam laga ini. Meskipun sehari sebelumnya mereka berhasil menang 1-0 dari Barito Putera U-20, Fakhri Husaini menilai timnya masih punya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan satu persatu.

“Seperti yang saya katakan kemarin, tim ini masih memiliki pekerjaan rumah. Itu bisa diselesaikan dan diketahui dengan uji coba seperti ini. Dengan begini, saya dan staf pelatih jadi tahu apa yang harus diperbaiki dari tim,” tutur Fakhri.

“Koordinasi yang saya maksud adalah kekompakan tim, komunikasi antar sesama pemain juga belum terjalin dengan baik. Inilah tugas utama kami, bagaimana menyatukan para pemain agar menjadi satu tim. Hal teknis lain pasti nanti akan mengikuti apabila mereka sudah padu lebih dahulu,” sambungnya.

Di laga ini Fakhri berharap pemain bisa memetik pelajaran. “Kami lebih dominasi (penguasaan bola) hanya saja memang ini masih terulang lagi ketika timnas harus kebobolan melalui set piece dan bukan open play. Tentu ini bukan yang kami harapkan. Saya berharap semua pemain bisa memetik pelajaran berharga dari laga ini, beberapa situasi kami mudah hilang bola,” kata Fakhri.

Saat ini, skuat Indonesia U-19 terdiri dari 33 pemain. Rencananya, pencoretan akan dibagi dalam tiga kategori. Pertama satu hari setelah melawan Bhayangkara FC U-20, lantas pada 15 Juli, kemudian pada akhir Juli. Nantinya, hanya 23 pemain yang akan dibawa ke Vietnam untuk Piala AFF U-18 2019.

“Tanggal 14 dan 15 Juli 2019 saya usahakan dapat lawan seperti ini (dua kali). Setelah itu, menurut jadwal, pada tanggal 18 Juli 2019 kami ke Surabaya, akan ada uji coba di sana. Kalau uji coba Internasional, sejauh ini belum ada, tetapi saya berharap sebelum ke Piala AFF bisa dapat satu,” Fakhri menjelaskan.

Berita terkait