Kemenangan Pertama DPR Korea

DPR Korea sukses meraih kemenangan pertamanya setelah membungkam Timor Leste 4-0. Kedua tim bertarung dalam lanjutan babak kualifikasi Piala AFC U19, Jumat (8/11) di Stadion Madya Senayan, Jakarta. Empat gol DPR Korea dicetak oleh Ra Nam Hyon, Ri Kum Hyon, Kim Chol Guk dan Ri Jo Guk.

Memulai pertandingan, kedua tim sebenarnya tampil terbuka. Namun DPR Korea lebih bisa menguasai laga. Terbukti, baru bermain tujuh menit, gawang Timor Leste harus kemasukan lebih dahulu. Ra Nam Hyon melakukan tendangan bebas dengan baik, tanpa bisa dihalau oleh kiper Timor Leste, Junildo Manuel Pereira.

DPR Korea tidak mengendurkan serangan setelah gol itu, mereka semakin gencar. Mereka kembali menggandakan keunggulan pada menit ke-21 lewat sepakan Ri Kum Hyon.

Timor Leste sebenarnya beberapa kali mampu memberikan ancaman. Namun selalu mengalami kebuntuan. Begitu juga dengan DPR Korea yang mendapatkan beberapa peluang lagi, tapi tidak berhasil menjadi gol. Skor 2-0 untuk keunggulan DPR Korea bertahan hingga turun minum.

DPR Korea terus tampil menekan. Beberapa peluang emas kembali mereka dapatkan. Salah satunya melalui Kim Chol Guk yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Timor Leste, Junildo Manuel Pereira. Sayang, tendangan mendatarnya masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Timor Leste.

Adalah Kim Chol Guk yang sukses menambah keunggulan DPR Korea melalui gol sundulannya pada menit ke-77. Skor kembali berubah 3-0. Makin tertinggal, Timor Leste mencoba lebih agresif. Namun mereka selalu kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan yang begitu solid.

DPR Korea menutup pesta gol ketika sepakan Ri Jo Guk dari dalam kotak penalti pada masa injury time. Skor 4-0 untuk kemenangan DPR Korea, bertahan hingga pertandingan selesai.

Menilai kemenangan ini, pelatih DPR Korea, Pak Kyong Bong mengatakan, “Ini pertandingan yang bagus, pemain bermain lebih baik hari ini. Saya puas dengan penampilan tim secara keseluruhan,” tuturnya usai laga.

Sementara itu, bagi pelatih Timor Leste, Lee Minyoung, kekalahan kedua timnya diakui bahwa para pemainnya memang kalah segalanya dari lawannya.

“Kami kalah segalanya dari lawan. Pemain kami tidak memiliki kemampuan individu yang baik. Fisik pemain kami juga sangat menurun. Kami juga banyak kehilangan bola. Kedepannya, kami akan melakukan banyak perubahan, terutama di fisik. Karena pertandingan terakhir juga tak kalah pentingnya,” jelasnya.

Kemenangan ini membuat DPR Korea sementara mengambil alih puncak klasemen grup K dari Indonesia dengan empat poin. Sementara Timor Leste semakin terpuruk di dasar klasemen tanpa poin.