Hasil Undian Piala Dunia U-17 2023, Erick Thohir: Garuda Muda Jangan Gentar!

Hasil undian Piala Dunia U-17 2023 pada Jumat (15/9/2023) menempatkan Indonesia bersaing dengan di penyisihan Grup A bareng Ekuador, Maroko, dan Panama. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membakar semangat ke penggawa Garuda Muda untuk bisa melalui persaingan fase penyisihan.

Timnas Indonesia U-17 terhindar dari grup neraka, layaknya Grup D yang menyajikan persaingan cukup berat yang melibatkan Jepang, Argentina, Senegal, Polandia. 

Serta Grup E, yang memempatkan negara-negara kuat macam Prancis, Korea Selatan, Amerika Serikat, Burkina Faso.

"Jangan gentar, walaupun kita lolos otomatis sebagai tuan rumah. Mari kita tunjukan kalau kita juga pantas tampil di ajang Piala Dunia U-17 ini."

"Ini kocokan terbaik, saya punya harapan lain tapi tidak terwujud. Jika kita melhat tiga negara yang menjadi calon lawan, kita punya harapan. Semoga kita bisa lolos dari penyisihan," ungkap Erick Thohir.

Selanjutnya menurut Erick tinggal Indonesia mencari lawan uji coba sesuai karakter lawan yang akan dihadapi di penyisihan. "Di Jerman, rangkaian uji coba harus kita sesuaikan dengan gaya bermain lawan-lawan d Grup A. Kita sedang berproses, hasil undian harus kita syukuri dan kemudian kerja keras mempersiapkan diri," katanya. 

Pengundian dilakukan oleh Direktur Turnamen FIFA Jaime Yarza, didampingi mantan pemenang Piala Dunia FIFA U‑17 1995, Stephen Appiah dan Julio Cesar, yang tampil di final edisi 1995, bertindak sebagai asisten. 

Acara digelar di markas besar FIFA tanpa menghadirkan perwakilan peserta dan pihak tuan rumah penyelenggara turnamen. Mekanisme drawing pun berbeda dengan perhelatan Piala Dunia U-20 2023 yang batal terselenggara di Indonesia. 

Piala Dunia U-17 2023 diikuti 24 kontestan. Mereka sudah melalui babak kualifikasi di konfederasi masing-masing. Nantinya, 24 tim itu akan dibagi ke dalam enam grup, dari Grup A hingga Grup F, dengan setiap grup berisi empat tim.

Dua tim yang mengakhiri babak grup di posisi dua besar akan otomatis lolos ke babak 16 besar. Mereka berpeluang terus melaju sejauh mungkin setelah melaju dari babak grup.

Selain itu, ada kuota empat tim penghuni peringkat tiga terbaik. Mereka bisa juga lolos ke babak 16 besar. 

Nantinya, akan dibuat semacam klasemen terpisah bagi para penghuni posisi tiga klasemen akhir babak grup. Siapa yang punya catatan poin, selisih gol, dan atau fair play terbaik berhak melaju ke babak 16 besar.

Bicara skenario terburuk, Timnas Indonesia U-17 bisa membidik kemungkinan lolos dengan status peringkat tiga terbaik.

Ketua umum PSSI, Erick Thohir meminta pemain tidak gentar menghadapi lawan-lawannya di penyisihan grup.

Erick Thohir terus berupaya menciptakan Timnas U-17 yang tangguh, selain melakukan seleksi di berbagai daerah, mendata pesepak bola diaspora yang bermain di luar negeri. PSSI juga mengirim Mereka yang sudah terpilih training camp ke Jerman.

"Kita terus berupaya membentuk Timnas kelas dunia. Seleksi sudah dilakukan bahkan kita memantau pemain yang berdarah Indonesia (diaspora ) yang bermain di luar negeri. Ada yang sudah siap bergabung. Hasil ujicoba melawan Tim U-17 Korea Selatan yang merupakan peringkat dua Asia kita juga bisa imbangi, hanya kalah tipis 0-1," ucapnya.

Selanjutnya Kita akan gembleng mereka di Jerman, lanjut Erick Thohir. "Kita terus bentuk agar timnas U-17 semakin tangguh. Jerman salah satu kekuatan sepakbola dunia yang kita pilih untuk meningkatkan kemampuan mereka. Di sana nanti akan melawan timnas dan juga klub Bundesliga."

Persaingan turnamen edisi kali ini bisa dibilang amat ketat. Negara-negara elite sepak bola dunia macam Brasil, Argentina, Jerman, Prancis, Inggris, dan Spanyol ambil bagian. 

Selain itu, jangan lupakan juga negara-negara yang punya sejarah bagus pada turnamen usia muda seperti Jepang, Meksiko, Senegal, dan Mali. Negara-negara Afrika menjadi raja turnamen junior satu ini.

Timnas Indonesia akan melakoni duel perdana penyisihan kontra Ekuador di fase penysihan Grup A.

Brasil berstatus sebagai juara bertahan sekaligus tim tersukses kedua dalam sejarah Piala Dunia U-17 yang mulai digelar pada 1985. Tim Samba Junior tercatat mengoleksi empat gelar Piala Dunia U17 termasuk gelar terakhir pada 2019 yang mereka raih di rumah sendiri.

Koleksi gelar mereka hanya kalah dari Nigeria yang menjadi raja Piala Dunia U-17 dengan lima titel. Sementara itu, Perancis (2001) dan Meksiko (2005, 2011) adalah dua mantan juara Piala Dunia U-17. (*)

*Pembagian Grup Piala Dunia:*

Grup A: Indonesia, Ekuador, Maroko, 

Grup B: Spanyol, Mali, Uzbekistan, Kanada

Grup C: Brasil, Inggris, Iran, Kaledonia Baru

Grup D: Jepang, Argentina, Senegal, Polandia

Grup E: Prancis, Korea Selatan, Amerika Serikat, Burkina Faso

Grup F: Meksiko, Jerman, Selandia Baru, Venezuela