Garuda Select Petik Pelajaran Usai Lawan Swindon Town

Rekor tak terkalahkan dengan perolehan hasil imbang tim Garuda Select jilid III selama uji coba sejauh ini, harus patah, ketika mereka berhadapan dengan Swindon Town U-18. Hasil kekalahan 0-1 harus diterima Faiz Maulana dan kawan-kawannya, Selasa (13/4/2021).

Pelatih mereka, Dennis Wise menyebut timnya kalah karena banyak melakukan kesalahan sendiri. “Penampilan babak pertama kami bisa dikatakan sangat baik dan saya rasa Swindon juga memainkan tim yang lebih kuat di babak pertama. Cara kami menekan serta memenangi bola sangat baik dan kami menguasai jalannya pertandingan,” katanya.

Namun, dirinya kecewa dengan penampilan timnya di babak kedua. “Terutama dari cara kami mengalirkan bola dan menekan lawan. Sangat mengecewakan untuk kalah karena kami menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol, tapi masih kurang maksimal,” jelasnya.

Pemain Garuda Select, Elia Di Guiliomaria dan Faiz Maulana sepakat dengan Coach Dennis dan merasa pertandingan melawan Swindon menjadi pelajaran penting untuk bisa memperbaiki kesalahan.

“Kami bermain secara kompetitif di babak pertama, tapi di babak kedua terlalu banyak kesalahan yang dilakukan. Kami menciptakan banyak peluang, sedangkan lawan mencetak gol dari satu-satunya peluang mereka,” sesal Elia.

“Coach Dennis katakan ke pemain, penampilan kami di babak pertama bisa dikatakan brilian dan Coach Des juga hanya memberikan sedikit masukan. Skor memang belum maksimal, tapi yang terpenting kami banyak belajar dan bisa terus berkembang di setiap pertandingan,” kata Faiz.

Selanjutnya, tim ini akan berhadapan melawan Queens Park Rangers (QPR) U-18 dalam pertandingan yang disiarkan langsung di Mola TV tanggal 17 April 2021. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan bagi para pemain menimba ilmu lebih jauh lagi karena QPR U-18 merupakan tim Professional Development League yang satu kasta kompetisi di atas Swindon.