Asprov PSSI Jateng Gelar Kongres 2020

Asprov PSSI Jawa Tengah pada Sabtu (15/2/2020) menggelar Kongres Biasa di Salatiga. Terdapat dua agenda penting di Kongres yakni, melaporkan pelaksanaan program kerja 2019 dan memaparkan plan program kerja tahun 2020.

Dalam sambutannya Ketua Asprov PSSI Jateng, Edi Sayudi ST mengapresiasi keberhasilan tim sepakbola Jateng yang lolos ke PON Papua 2020. Mereka lolos setelah menjuarai Grup A babak kualifikasi PON 2020 di Bekasi beberapa waktu lalu.

Terkait hal itu, Edi berharap, pihaknya mendapat dukungan dari  pemerintah dan KONI Jateng. Hal ini, diharapkan, karena untuk persiapan tim lebih baik di PON kali ini.

"Tahun 2012 kita mendapatkan perunggu, tahun 2016 kita sampai di babak 8 Besar, kali ini harapan besar kami, tim PON kita ini bisa merebut emas,’’ kata Edi.

Hal ini disambut baik oleh wakil Disporapar, Drs Purdiyanto MM. Ia menyampaikan: “Sepakbola adalah cabor yang sangat diminati masyarakat. Apalagi sudah mulai berprestasi. Itu akan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengawal. Kongres Biasa ini kami harapkan menjadi momentum bagi pengurus PSSI Jateng untuk mewujudkannya,” kata Purdiyanto.

Sementara itu KONI Jateng yang diwakili Wakabid Binpres, Rudy Dwi Cahyono, mengatakan, perlunya semua cabor, termasuk sepakbola, menyadari, bahwa kondisi anggaran PON Jateng tidak sebenar daerah lain seperti DKI atau Jatim. Oleh ia berharap ada upaya keras dari Cabor untuk mewujudkan prestasi terbaik di cabor yang sangat diminati masyarakat tersebut.

‘’Kami akan suport sekuat tenaga semua cabor. Dan ini akan saya laporkan ke ketua, agar ditindaklanjuti bagaimana baiknya,’’ kata Rudi lagi.

Kongres sendiri dibuka oleh salah satu Exco PSSI, Yoyok Sukawi. Ia berharap KONI Jateng tidak melupakan sepakbola. Ia meminta KONI untuk memberikan perhatian lebih pada sepakbola. Ia pernah  menjabat sebagai Komisi E DPRD Provinsi Jateng, ia menjelaskan : “Terlebih dahulu saya mewakili PSSI mengucapkan selamat berkongres kepada PSSI Jateng, serta selamat tim sepakbola Jateng yang lolos ke PON Papua. Teringat perjuangan dulu ketika berhasil mengembalikan dana hibah APBD untuk olahraga kepada KONI. Di kesempatan ini hanya satu pesan saya ke ketua KONI saat itu, tolong sepakbolanya diproritaskan. Makanya ketika saya mendengar keberhasilan tim sepakbola Jateng lolos PON Papua saya harap tetap diprioritaskan”. ucap Yoyok.