Pelatih Thailand Menyampaikan Apresiasi

Pelatih Tim nasional Thailand Worrawoot Srimaka memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada federasi sepak bola Indonesia (PSSI) sebagai tuan rumah dari laga persahabatan antara timnya dengan Indonesia U-23. Worrawoot menyebut PSSI telah memberikan pelayanan terbaik terhadap timnya, dan termasuk dirinya yang sedang sakit.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih dan mengapresiasi semua bantuan yang sudah diberikan oleh panitia, dalam hal ini federasi sepak bola Indonesia karena sudah banyak membantu kami. Panitia dengan cekatan membawa saya ke rumah sakit terdekat saat saya mengalami gangguan kesehatan. Sama sekali tidak ada yang perlu diragukan, saya dan tim merasa sangat terbantu,” ungkap Worrawoot.

Saat tiba di Indonesia, kondisi Worrawoot memang sudah tidak fit. Dia tidak bisa hadir di pertemuan teknik kedua tim dengan panitia dan tidak bisa mendampingi penuh timnya dalam latihan resmi. Worrawoot juga tidak pernah hadir dalam setiap acara jumpa pers. Bahkan di pertandingan kedua di Stadion Pakansari, dia sudah tidak menemani timnya bertanding karena harus dilarikan ke rumah sakit Pertamedika, Sentul dan mendapatkan perawatan di sana. Awalnya, pihak tim mengatakan sang pelatih mengalami gangguan pada tenggorokan sampai akhirnya demam.

Dalam perhelatannya ke Indonesia, dua pertandingan dijalani oleh pasukan Gajah Perang dengan hasil satu kemenangan 2-1 dan imbang 0-0. Melihat dua hasil tersebut sang pelatih mengatakan, “Saya rasa pada dua pertandingan tersebut kami maupun Indonesia menjadikannya sebagai ajang untuk mencoba pemain, sistem, dan taktik. Kami mencampur pemain dan melakukan sejumlah rotasi sepanjang pertandingan. Jadi, kedua tim sama-sama punya peluang,” katanya.

Mengenai persiapan tim jelang tampil di Asian Games, sang pelatih cukup percaya diri dengan mengatakan tidak akan membawa pemain seniornya. “Kami tidak akan menggunakan pemain senior di Asian Games. Karena beberapa dari mereka bermain di J-League. Kami memutuskan untuk menggunakan pemain U-23. Target kami ingin meraih medali, apapun itu. Rekor terbaik kami adalah peringkat keempat seperti edisi terakhir, jadi sekarang kami berharap bisa meraih target lebih tinggi,” ujarnya.