Kembalinya Zulfiandi

Gelandang timnas Indonesia, Zulfiandi punya momen spesial di Stadion Nasional Singapura. Tiga tahun lalu atau tepatnya pada Senin, 15 Juni 2015, malam waktu setempat menjadi laga terakhir baginya bersama timnas Indonesia yang kala itu dikalahkan Vietnam dalam perebutan medali perunggu pada ajang SEA Games 2015.

Situasi persepakbolaan nasional yang kurang kondusif serta cedera berkepanjangan membuat pemain asal Bireuen, Aceh, tersebut absen dari lapangan hijau. Tidak hanya dari timnas, namun juga untuk klub yang ia bela.

Sejak laga tersebut hingga akhir 2017, Zulfiandi hanya bermain sebanyak 40 kali di ajang turnamen dan kompetisi liga, dengan total menit bermain hanya 2.004 menit. Dalam periode tersebut, mantan gelandang bertahan timnas U-19 ini turun sebagai starter sebanyak 22 kali, dan hanya 11 kali bermain 90 menit penuh.

Di awal tahun 2018, Zulfiandi menerima pinangan Sriwijaya FC. Meski Laskar Wong Kito sudah memiliki Yoo Hyungoo dan Ichsan Kurniawan di pos gelandang bertahan, pelatih Rachmad Darmawan memberi kepercayaan lebih kepada Zulfiandi. Dari total 12 laga yang dilakoni Sriwijaya FC di ajang Piala Presiden dan Piala Gubernur Kalimantan Timur 2018, Zulfiandi bermain sebanyak sembilan kali, dan tujuh diantaranya sebagai starter.

Penampilan impresif di turnamen pra-musim memancing perhatian jajaran pelatih timnas. Zulfiandi kembali mendapat panggilan untuk bergabung ke pemusatan latihan pada Februari lalu, dan masuk daftar skuat untuk menghadapi Singapura U-23.

Setelah hampir tiga tahun absen, Zulfiandi kembali mengenakan jersey berlogo Garuda di dada. Pada Rabu, 21 Maret lalu, Zulfiandi tampil gemilang sebagai gelandang jangkar timnas U-23 yang berhasil menaklukkan Singapura U-23 dengan skor 3-0, di tempat yang sama ketika ia terakhir kali membela timnas. Ia menjadi pemain dengan angka operan tepat terbanyak (64 kali), tekel sukses terbanyak (4 kali), dan akurasi operan tertinggi (88.8%).



Zulfiandi mendapat kesempatan kedua untuk membuktikan kualitasnya bersama timnas. Jika mampu menjaga performa apiknya, bukan tidak mungkin, ia akan menjadi andalan di timnas senior kelak. Selamat datang kembali, Zulfiandi!