Presiden Jokowi Apresiasi Perjuangan Timnas U-16

Perjuangan Tim Nasional Indonesia U-16 pada ajang Piala AFC U-16 2018 mendapat apresiasi dan pujian dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Presiden menerima seluruh pemain dan ofisial Timnas U-16 yang didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/5) siang.

Pada ajang Piala AFC U-16, Timnas U-16 nyaris lolos ke Piala Dunia U-17 2018, namun di babak perempat final harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 2-3. Meski begitu, permainan Garuda Asia menuai pujian dan sangat atraktif.

"Yang pertama saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas perjuangann keras, kerja keras saudara semuanya baik dalam kompetisi tingkat ASEAN, kemudian tingkat Asia. Saya kira saya melihat d TV perjuangan yang mati-matian, perjuangan yang keras dan hasilnya bisa kita lihat," kata Jokowi.

Jokowi menceritakan saat menyaksikan laga Timnas U-16 Indonesia melawan Iran dan juga India. Meski akhirnya Indonesia harus kalah di babak perempatfinal oleh Australia.

"Waktu Australia waktu gol awal saya senang banget, menang lagi ini, menang lagi ini. Memang memerlukan kerja keras lagi untuk sebuah capaian yang lebih baik. Kesempatan dan peluang masih banyak," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi optimistis bahwa skuad Garuda Asia ini akan menjadi kebanggaan Indonesia pada masa depan jika konsisten dalam semangat berlatih dan meraih prestasi serta ditambah dengan kerja sama pemerintah dalam menjaga para pemain.

"Saya optimistis timnas U-16 akan menjadi tim kebanggaan negara ini dalam 5, 10, 15 tahun yang akan datang. Oleh karena itu, saya titip kepada Pak Menpora agar tim ini betul-betul dijaga pemainnya, pelatihnya dijaga, ofisial juga dijaga agar tetap kompak terus menanjak ke umur U-19 nantinya, dan juga dijaga menginjak ke tim senior nantinya," tutup Jokowi.

Sementara itu, pelatih Timnas U-16, Fakhri Husaini mengaku sangat bangga dan senang timnya diterima Presiden. Ia mengaku hal ini menjadi tambahwan motivasi anak asuhnya di masa mendatang untuk memberikan prestasi yang lebih baik lagi.

"Dukungan pemerintah yang bersinergi dengan PSSI sangat kami butuhkan demi kemajuan dan prestasi sepak bola Indonesia. Saya juga mengusulkan pembangunan fasilitas training center bagi para pemain muda. Menurut kami, saat ini Indonesia belum memiliki pusat latihan untuk sepak bola," kata Fakhri.

Sedangkan gelandang Timnas U-16, Rendy Juliansyah juga bangga dapat bertatap muka langsung dengan Presiden Jokowi.

"Pasti senang banget bisa diundang bapak Presiden Joko Widodo karena nggak semua orang bisa masuk ke sini Istana. Sedangkan kita bisa disambut dengan sangat luar biasa sama bapak presiden, jadi semuanya senang dan bangga bisa ke sini," kata Rendy.