Kompetisi PSSI Elite Pro Bagi Para Pemain Timnas U16

Kompetisi yang digulirkan oleh PSSI bernama Elite Pro Academy adalah jawaban tepat bagi para pemain tim nasional U-16 atas pertanyaan dimana mereka akan bermain setelah dibubarkan dari tim nasional. Seperti yang dituturkan oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, Rabu (3/10).

PSSI saat ini memang memiliki dua kompetisi usia muda, khususnya di level U-16. Elit Pro Academy U-16 merupakan kompetisi usia muda yang terintegrasi dengan klub-klub Liga 1.

Sedangkan, Piala Soeratin U-17 dan U-15 merupakan kompetisi usia muda dengan sistem turnamen amatir. Kedua kompetisi itu menjadi 'tiang' bagi PSSI untuk mengembangkan pemain usia muda.

Ratu Tisha menyebut bahwa performa apik timnas U-16 di Piala Asia U-16 harus dijaga secara konsisten. PSSI berharap para pemain timnas U-16 saat ini bisa kembali berkompetisi dengan baik di klubnya masing-masing.

"Di PSSI saat ini tidak lagi menganut TC (Training Center/pemusatan latihan) jangka panjang. Setelah ini para pemain akan kembali ke klubnya masing-masing. Saya berharap mereka bisa berkompetisi dengan rekan-rekannya karena dari situlah mental mereka akan terbentuk," ujarnya.

"Setelah menjadi 8 besar di piala Asia kemarin, apa selanjutnya? Kami sudah pisahkan kompetisi level usia muda di academy elite dan amatir,"

"Kami lihat dari kompetisi itu nantinya bisa berjenjang. Tapi sekarang, biarkan mereka kembali ke klub dengan membawa nilai-nilai sepak bola ke masyarakat," tandasnya.

Mengenai Fakhri Husaini, PSSI akan segera mengevaluasi kontraknya meski mampu membawa timnas U-16 juara dan lolos 8 besar Piala Asia.

"Kontrak beliau sudah habis karena dirinya diproyeksikan untuk Piala Asia U-16. Nanti pasti evaluasi lagi, tapi PSSI fokus di area pembangunan kompetisi," ujar Ratu Tisha.