Evaluasi di Akhir TC Timnas U16

Setelah melewati program seleksi dan pemusatan latihan selama kurang lebih satu minggu di Bekasi, Tim Nasional Indonesia U16 mengakhirinya, Senin (16/3).

Di akhir program, 25 pemain mendapatkan pengarahan serta evaluasi dari pelatih kepala tim, Bima Sakti Tukiman beserta jajaran pelatih lainnya untuk melihat rekaman pertandingan uji coba kemarin melawan Porda Bekasi, yang berkesudahan dengan skor 1-1. Satu gol dari Alexandro Felix Kamuru di menit 77, menyelamatkan tim dari kekalahan.

“Hari ini kami menutup program seleksi pemain dan pemusatan latihan, dengan menyaksikan kembali laga uji coba tim kemarin, lewat video yang disiapkan oleh tim analis video. Adapun dari video itu, para pemain bisa mengetahui kesalahan-kesalahan, kekurangan serta apa yang harus diperbaiki oleh mereka,” tutur Bima Sakti.

“Masih ada pekerjaan rumah bagi kami di tim ini, seperti harus lebih agresif dalam melakukan transisi dari bertahan ke menyerang, begitu juga sebaliknya. Pemain juga harus lebih tenang saat mendapatkan peluang dan penyelesaian akhir,” lanjutnya.

Bima pun memberikan tugas untuk para pemainnya usai mengakhiri TC. “Saya berpesan kepada pemain, mereka harus bisa menjaga ibadah mereka, makanan, serta istirahat yang cukup. Tidak hanya harus di saat pemusatan latihan mereka disiplin, justru saya inginkan, mereka melanjutkannya usai dari sini. Saya harap, saat dipanggil kembali, mereka bisa lebih siap dan stamina serta kemampuannya tetap terjaga juga meningkat,” tegasnya.

“Saya juga mohon maaf kepada para ketiga pemain yang belum mendapatkan kesempatan dalam pertandingan, yakinlah, apa yang mereka lakukan selama latihan, sudah bagus, namun perlu ditingkatkan lagi. Saya juga berpesan kepada Krisna yang nantinya akan masuk program Garuda Select berikutnya, bahwa tantangan disana akan lebih berat lagi, saya harap dia bersiap dan membawa semua ilmu yang di dapat kelak di luar negeri nanti, apabila dipanggil kembali ke tim ini,” sambungnya.

Ketiga pemain menyambut perkataan pelatihnya dengan positif. Krisna Sulistia Budianto, Yanari Ipung Kurniawan dan juga Aditya Ramadhan. Ketiganya merupakan pemain hasil pantauan Bima Sakti dan staf pelatih saat Piala Soeratin U15 putaran nasional, bulan lalu.

“Alhamdulillah saya sudah mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan tim ini. Saya rasa, masih banyak yang harus diperbaiki, saya senang sudah bisa berlatih bersama teman-teman lain disini, coach Bima berpesan supaya saya harus lebih siap, apabila nanti bergabung di Garuda Select, pemain-pemain Inggris atau Italia itu lebih keras dalam berduel, saya juga harus tetap menjaga ibadah, fisik dan lainnya,” kata Krisna Sulistia Budianto.

“Banyak yang saya dapat disini, tensi latihan yang sedikit berbeda saat saya di klub, intensitas disini lebih tinggi. Pengalaman yang tidak akan saya lupakan. Saya juga mendapatkan banyak pelajaran dan ilmu sepak bola dari para mantan pemain legenda hidup timnas terdahulu, seperti coach Bima, Firmansyah dan Indriyanto Nugroho, juga tak lupa, Markus Horison. Pesan dari para pelatih lainnya adalah, supaya kami tetap rendah hati, saat kembali ke rumah dan klub,” ungkap Yanari Ipung Kurniawan.

“Dilatih oleh mantan kiper tim nasional Indonesia seperti Markus Horison adalah pengalaman tak terlupakan bagi saya, akan selalu diingat apa yang sudah beliau ajarkan kepada saya. Saya juga semakin tahu bagaimana, untuk tetap tenang dalam menghadapi set piece dan penalti,” kata Aditya Ramadhan.

Para pemain ini, dijadwalkan pulang esok pagi dari Bekasi. Timnas U16 akan terus melakukan seleksi pemain dan pemusatan latihan, sebagai persiapan menuju Piala Asia U-16 2020 di Bahrain. Kegiatan mereka ini akan terus dilakukan secara berkala setiap bulannya di tahun ini, itu sudah dimulai dari bulan Januari, hingga nanti turnamen berlangsung.

PSSI dibawah kepemimpinan Ketua Umum Mochamad Iriawan, menargetkan Timnas U-16 meraih juara Piala AFF U-16 dan menembus babak perempat final Piala AFC U-16 2020.