Asa Dua Pemain Terbaik Laga Terakhir Internal Game Timnas U-16

Muhammad Raufa Aghastya dan Dimas Juliono Pamungkas terpilih oleh pelatih kepala Timnas U-16 Bima Sakti dan staf pelatih sebagai dua pemain terbaik saat menjalani laga internal game terakhir sekaligus penutup TC yang sudah berlangsung dari tanggal 6 hingga 23 Desember 2020 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

“Kami tak menyangka akan dipilih oleh coach Bima dan pelatih lain sebagai pemain terbaik di laga itu,” sahut keduanya bersamaan. “Apalagi saya, karena sebelumnya tak pernah ada kiper yang menjadi pemain terbaik dari dua laga sebelumnya,” sebut Raufa, Rabu (23/12/2020).

Laga terakhir yang berkesudahan dengan skor imbang 1-1 itu bagi Bima merupakan hasil positif dari luar biasanya penampilan 26 pemainnya di atas lapangan, tak terkecuali dua orang tersebut.

“Raufa (Kiper) dan Dimas (yang saat ini saya posisikan dia menjadi center back) memberikan kontribusi besar yang baik dan positif bagi kedua tim, begitu juga dengan taktik, mereka sangat memahami sekali,” ungkap Bima mengenai dua pemain tersebut.

Raufa mengatakan bangga bisa berlatih bersama dengan kiper legendaris hidup, sekaligus idolanya, Markus Horison. “Tak menduga bisa dilatih oleh para mantan pemain timnas, ada coach Bima Sakti, Firmansyah, Indriyanto Nugroho terutama dilatih langsung tentang materi penjaga gawang oleh salah satu kiper terbaik timnas Indonesia terdahulu, Markus Horison,” ungkapnya.

“Sebagai pemain, saya selalu menyerap dan mengikuti instruksi pelatih yang diberikan kepada saya, memang tak mudah, namun ini hasilnya, bersyukur ya saya bisa terpilih menjadi salah satu pemain terbaik di laga itu, saya akan terus berjuang untuk bisa mendapatkan tempat di timnas U-16, agar bisa bermain di kancah Internasional serta memberikan kontribusi terus kepada tim ini,” jelasnya.

Sementara bagi Dimas, selama TC dia mengakui banyak sekali mengalami perubahan, “Saya mendapatkan banyak ilmu disini, banyak juga perubahan, terutama fisik saya dan teman-teman yang terus menerus ditingkatkan, sehingga terbukti memang kata pelatih, saya dan kami semua yang ada disini, sudah ada yang cedera. Saya juga bisa lebih disiplin dalam hal apapun, terutama dalam permainan,” ucapnya.

Terakhir, mereka berharap bisa dipanggil kembali pada TC berikutnya. “Sehingga kami nantinya dapat berlaga di ajang AFC dan membela bangsa, serta mudah-mudahan bisa pulang membawa kemenangan,” tutup keduanya yang sepakat mengenai hal itu.