Simon McMenemy Asah Taktikal Skuat Garuda

Tim Nasional Indonesia melakukan latihan terakhir di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (8/3) jelang keberangkatan ke Australia untuk menjalani pemusatan latihan (TC). Sebanyak 24 pemain tampak bersemangat dan kompak mengikuti latihan di bawah komando pelatih, Simon McMenemy.

Simon mengatakan latihan timnya sudah masuk ke taktikal. Hal ini sebagai persiapan laga uji coba internasional (FIFA Match Day) melawan Myanmar pada 25 Maret mendatang di Myanmar.

"Latihan hari ini lanjutan dari latihan kemarin. Hari ini kita tambah sedikit soal taktik dan kita mau lihat siapa yang mengerti atau tidak. Hari ini banyak sekali informasi yang kita dapat mengenai pemain. Soal attitude hari ini pemain luar biasa," kata Simon.

Pelatih asal Skotlandia ini menambahkan bahwa kehadiran para pemain senior di timnya sangat membantu. Pengalaman yang mereka miliki dapat ditularkan ke penggawa junior yang dipanggilnya.

Evan Dimas, Zulfiandi, Wahyu Subo Seto, Alsan Sanda, hingga Ricky Fajrin, merupakan beberapa pemain muda yang dipanggil McMenemy. Sementara sosok senior yang diajak seperti Ilija Spasojevic, Ruben Sanadi, Yustinus Pae, sampai Greg Nwokolo.

Ia ingin mengkombinasikan pemain senior dan junior. Ia percaya keputusan yang diambilnya sudah benar karena sudah lama memperhatikan hal itu.

"Di sini secara pribadi saya ingin bikin tim yang seimbang antara pemain senior dan pemain muda. Kadang pemain muda kesulitan ketika berhadapan dengan tim seperti Tiongkok atau Vietnam," ujar McMenemy.

"Pemain senior buat saya seperti asisten pelatih karena pengalaman mereka bisa membantu pemain muda seperti Febri [Hariyadi], Zulfiandi, Evan untuk lebih berkembang," tambahnya.

Andritany dan kawan-kawan akan bertolak ke Perth, Australia pada Sabtu (9/3) besok dari Jakarta. Mereka dijadwalkan akan TC disana hingga 17 Maret lalu pindah ke Bali hingga 20 Maret sebelum bertolak ke Myanmar pada 21 Maret.