Simon McMenemy Apresiasi Kemenangan Timnas Indonesia

Pelatih Tim Nasional Indonesia Simon McMenemy mengaku puas setelah skuatnya meraih kemenangan di laga uji coba internasional (FIFA Mtach Day) dengan mengalahkan Myanmar 2-0 di di Stadion Mandalar Thiri, Myanmar, Senin (25/3) malam. Pada laga ini dua gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Greg Nwokolo dan Ilija Spasojevic.

Laga ini menjadi debut bagi McMenemy sebagai pelatih Indonesia. Menurutnya, performa yang diperlihatkan pemain sudah bagus, meski perlu memperbaiki beberapa kekurangan. Namun ia merasa puas gawang Indonesia tidak kebobolan, termasuk aksi Andritany Ardhiyasa yang menggagalkan penalti Myanmar di babak pertama.

 “Saya senang kami menang di laga tandang. Paling penting kami tidak kebobolan. Ini tentu akan lebih menarik ke depannya, karena pertahanan juga memperlihatkan performa bagus. Andritany melakukan penyelamatan yang bagus. Secara keseluruhan, penampilan yang luar biasa. Banyak hal positif untuk ke depannya,” kata McMenemy.
 
“Babak pertama kami bermain bagus, mendominasi permainan, menciptakan banyak peluang. Sebetulnya kami bisa unggul tiga atau empat gol di babak pertama jika penyelesaian akhir lebih ditingkatkan.”

“Tapi pemain sudah memahami skema yang diinginkan. Jajaran pelatih menyadari masih banyak yang perlu diperbaiki, tapi kami tetap harus berusaha untuk menang.”

Pelatih asal Skotlandia  ini menambahkan, kehadiran beberapa pemain baru juga turut membantu kinerja lini tengah. Menurutnya, mereka bisa membuat peran Evan Dimas dan Rizky Pellu lebih maksimal.

“Ini pertandingan berat, dan selalu ada keinginan untuk menang. Saya memahami tugas ini, dan menyadari apa yang diinginkan banyak orang, jadi sangat penting buat kami meraih kemenangan, dan bermain dengan bagus,” jelasnya.

“Ada beberapa pemain baru yang ditampilkan, dan mereka memperlihatkan performa fantastis. Mereka membuat Evan dan Rizky lebih maksimal di tengah. Sangat enak untuk ditonton. Kita akan bisa lihat performa lebih bagus lagi, mengingat mereka baru berkumpul sekitar satu minggu atau sepuluh hari.”

Berita terkait