Main Kompak, Kunci Kemenangan Indonesia Lawan Curacao

Timnas Indonesia kembali meraih kemenangan atas Curacao pada laga FIFA Match Day di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (27/9). Skuad Garuda menang 2-1, sebelumnya mereka membungkam Curacao 3-2 di perjumpaan pertama yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Timnas Indonesia mencetak gol cepat ketika laga berjalan tiga menit. Adalah Dimas Drajad yang mencatatkan nama sebagai pencetak gol.

Gol lahir berawal dari sepakan percobaan Witan Sulaeman dari luar kotak. Bola diblok kiper Curacao Tyrick Jeremy Bodak, sebelum disambar Dimas Drajad dan masuk ke gawang.

Curacao mencoba membalas, termasuk menit ketujuh namun gagal. Sedangkan backheel Saddil Ramdani memaksimalkan umpan Yakob Sayuri tak berhasil menit kesembilan.

Curacao melakukan percobaan lagi lewat umpan silang, namun gagal menit ke-24. Adapun bola sepakan percobaan Rolieny Nonato menyamping menit ke-30.

Tak ada gol lagi tercipta di sisa babak pertama. Indonesia unggul 1-0 sebelum turun minum.

Skor menjadi 1-1 semenit babak kedua berjalan. Pemain pengganti Jeremy Cornelis Antonisse yang menerima umpan terobosan di dalam kotak melepaskan sepakan dan berujung gol.

Sementara itu, bola tendangan Rachmat Irianto menit ke-53 belum menemui sasaran. Semenit kemudian, Marselino Ferdinan dimasukkan untuk menggantikan Ricky Kambuaya.

Sedangkan bola tembakan Saddil Ramdani setelah mengecoh satu pemain Curacao tak menghasilkan gol menit 58. Bola tembakan Saddil ke arah gawang ditepis dan keluar.

Indonesia bermain dengan jumlah pemain lebih banyak menyusul kartu kuning kedua untuk Juninho Bacuna menit ke-80.

Skuad Garuda unggul berkat gol Dendy Sulistyawan pada menit ke-87. Dendy yang masuk sebagai pemain pengganti menit ke-66 muncul di depan gawang dan memaksimalkan umpan Witan Sulaeman di dalam kotak.

Skor 2-1 untuk keunggulan Timnas Indonesia tidak berubah hingga peluit berbunyi.

Seusai laga pelatih Shin Tae-yong mengaku puas dan mengapresiasi perjuangan pemainnya.

"Saya berterima kasih kepada para pemain karena sudah bekerja keras dan saya sangat bangga terhadap kapten kami malam ini, Rian. Dia memang kapten sementara, tapi dia mampu memimpin tim dengan baik," kata Shin Tae-yong.

"Saat ini di dalam tim semuanya jadi satu hati, karena itu bisa mendapat kemenangan malam ini," tambahnya.

Shin Tae-yong mengaku ia semakin percaya diri dengan kualitas timnya. Dia pun menginginkan Timnas Indonesia melawan tim yang lebih kuat dari Curacao.

"Untuk tahun ini FIFA Match Day sudah selesai. Pastinya tahun depan baru akan bertanding lagi. Memang harus menghadapi lawan dengan peringkat FIFA yang lebih tinggi agar sepak bola Indonesia bisa semakin maju," kata Shin Tae-yong.

Senada dengan Shin Tae-yong, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, akan berusaha supaya Timnas Indonesia bisa menghadapi tim yang lebih kuat dari Curacao. Negara yang menempati ranking 60 besar FIFA jadi incaran.

"Saya meminta lawannya minimal peringkat 60. Tapi saya serahkan ke Dirtek PSSI (Indra Sjafri) dan tim kepelatihan. Saya pasti ingin lawan yang lebih berat dan tinggi (peringkatnya)," tutur Iriawan.