Garuda Tak Berjuang Sendirian

Usai menjalani dua laga tanpa teriakan semangat dari atas tribun penonton, akhirnya pada laga terakhir kemarin melawan Brunei Darussalam, suporter Indonesia mulai berdatangan untuk menonton aksi Garuda Nusantara. Dalam laga yang tersaji di Stadion Go Dau, Binh Duong, Vietnam, Sabtu (10/8), Risky Ridho dan kawan-kawan sukses mengalahkan lawannya dengan skor 6-1.

Menurut pengakuan salah satu suporter yang datang, dia penasaran dengan permainan pasukan Fakhri Husaini itu. Meski sudah melihat sebelumnya melalui layar kaca. “Rasanya kurang puas kalau hanya melihat dari televisi saja, atau live streaming, mas. Enak langsung begini, bisa teriak dan suasananya dapat, begitu untuk menyemangati mereka,” kata Dio kepada penulis.

“Saya datang jauh dari Thailand. Cari penerbangan murah, sempat transit satu hari di Malaysia, setelah melihat adik-adik timnas U-15 berjuang dan meraih peringkat ketiga. Saya rasa, dengan raihan keberhasilan timnas U-18 sejauh ini, penonton akan banyak lagi yang datang,” lanjutnya yang memang fanatik dengan semua tim nasional Indonesia.

Perjuangan Dio tak sia-sia. Berkat dukungannya dengan suporter lain, Timnas Indonesia U-18 kembali meraih poin penuh.

Lain hal dengan Dio, pak Arif salah satu penonton yang sudah lama tinggal di dekat Stadion, mengatakan memang sudah sangat ingin melihat Indonesia bermain. “Saya warga Indonesia yang sudah tiga tahun tinggal di Vietnam, sangat ingin melihat tim sepak bola negara asal saya main di stadion ini. Akhirnya kesempatan itu datang juga,” sebutnya.

Selain warga biasa, Garuda Nusantara nantinya akan kedatangan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Ho Chi Minh. Pihak mereka berjanji akan menyaksikan pertandingan lanjutan timnas di laga-laga selanjutnya. Hal itu dikatakan oleh pihak KJRI saat solat Jumat kemarin. Begitu juga saat usai menjalankan ibadah solat Idul Adha, banyak jamaah yang ingin menyaksikan langsung timnas bermain di Stadion.  

Dengan demikian, harapan dari Fakhri Husaini, terpenuhi. Sebelumnya, pelatih kepala timnas U-18 itu mengatakan untuk tidak membiarkan timnya berjuang sendiri. Dia meminta doa dan dukungan dari semua warga pecinta sepak bola tanah air agar timnya sukses di kejuaraan Piala AFF U-18 2019 yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 19 Agustus 2019.